Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Bahaya Minum Teh Berlebihan, Stress Hingga Ketergantungan

7 Bahaya Minum Teh Berlebihan, Stress Hingga Ketergantungan - Banyak orang memilih teh sebagai minuman pilihan untuk sehari-hari, pagi, siang hingga malam hari. Teh menjadi solusi untuk melepas dahaga saat terik menyerang. Juga saat dingin  melanda untuk menghangatkan badan. Teh juga menjadi minuman penutup usai menyantap makanan utama.

7 Bahaya Minum Teh Berlebihan, Stress Hingga Ketergantungan

Teh tak hanya memiliki aroma harum dengan rasa yang khas, juga menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan bila dikonsumsi sesuai aturan. Namun teh memiliki efek samping atau bahaya bila  diminum berlebihan. Batas kewajaran minum teh masih banyak perdebatan, 2 cangkir atau 4 cangkir teh dalam sehari. Bagi penikmat teh, bisa jadi konsumsi teh lebih dari itu.

Bahaya minum teh berlebihan 

1. Memicu stress dan gelisah 

Daun teh mengandung kafein, bila dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan stress, rasa gelisah, susah tidur hingga sulit beristirahat. Satu cangkir teh mengandung kafein sejumlah 11 – 61 mg, Jenis teh dan cara pengolahannya mempengaruhi jumlah kafein yang terdapat dalam teh. Berdasarkan penelitian, konsumsi 200 mg kafein setiap hari bisa menyebabkan rasa cemas berlebihan.  

Apakah anda merasa gelisah setelah minum teh?, sebaiknya kurangi konsumsi teh.

2. Perut tidak nyaman

Kafein yang terdapat dalam teh bisa menghasilkan zat asam yang sulit diserap oleh tubuh dan menimbulkan rasa ketidaknyamanan di perut. Senyawa yang terdapat dalam teh bisa meningkatkan volume air pada jaringan pencernaan dan saluran anus, sehingga menyebabkan feses menjadi encer. Masalah perut diare pun terjadi.

Senyawa kafein juga dapat memproduksi asam lambung yang berlebih yang menyebabkan terjadinya peradangan pada lambung. Masalah perut ini disebut maag. Oleh karena itu sebaiknya sedapat mungkin, hindari minum teh sebelum makan. 

3. Osteoporosis

Minum teh lebih dari tiga cangkir dalam satu hari bisa meningkatkan kadar kalsium yang terbuang dari dalam tubuh melalui air seni. Sedangkan teh bersifat memicu kerja ginjal untuk memproduksi dan mengeluarkan urin. Hal ini dapat menimbulkan masalah pada tulang yang memerlukan kalsium. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi teh tidak berlebihan.

4. Mual

Selain kafein, teh juga mengandung tannin yang bisa menyebabkan iritasi pada pencernaan. Hal ini bisa mengakibatkan perut terasa nyeri dan mual. Oleh karena itu sebaiknya hindari untuk mengkonsumsi teh saat perut kosong. 

5. Mengurangi penyerapan zat besi

Senyawa polifenol atau tannin yang terkandung dalam teh memberi rasa pahit. Senyawa ini bisa mengikat kandungan zat besi pada menu dari sumber makanan nabati sehingga sulit diserap saluran pencernaan, jika dikonsumsi melebihi kewajaran. Hal ini menimbulkan masalah dalam penyerapan zat besi dan gangguan perdarahan.

Food Research International menerbitkan riset, tannin pada teh terbukti mengikat zat besi, khususnya zat besi non-heme, yang ditemukan dalam makanan nabati seperti bayam dan kacang-kacangan. 

6. Susah tidur

Kafein yang terkandung dalam teh, jika dikonsumsi secara berlebih, dapat menimbulkan gangguan tidur, misalnya saat tubuh sudah merasa capek, namun sulit untuk memejamkan mata atau terbangun secara tiba-tiba ditengah malam. Oleh karena itu sebaiknya hindari minum teh sebelum tidur karena dapat memperparah gangguan tidur.

7. Meningkatkan ketergantungan

Kafein yang terdapat dalam teh bisa memicu kecanduan jika mengkonsumsinya secara berlebihan. Oleh karena itu bila tidak mendapatkan asupan kafein, bisa menimbulkan gejala penarikan seperti sakit kepala, lekas marah, detak jantung meningkat, dan kelelahan.

Demikian 7 efek negatif atau bahaya minum teh secara berlebihan, untuk menghindari efek negative tersebut, sebaiknya bila konsumsi teh secara wajar dan tidak berlebihan.


Posting Komentar untuk "7 Bahaya Minum Teh Berlebihan, Stress Hingga Ketergantungan"