Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gejala Kolesterol Tinggi Dan Cara Mengatasinya

Gejala kolesterol tinggi dan cara mengatasinyaDidalam pembuluh darah manusia terdapat kolesterol, yang merupakan senyawa lemak berfungsi untuk membentuk sel-sel tubuh, hormon dan asam empedu. Namun bila jumlahnya berlebihan akan berdampak buruk bagi tubuh, karena akan menyebabkan pembentukan gumpalan di dalam pembuluh darah yang mengakibatkan hambatan aliran darah menuju ke jantung. Lantas berapa kadar normal kolesterol dalam tubuh?

Menurut referensi dari Kemenkes RI, bahwa kolesterol normal berada dibawah 200 mg/DL. Untuk mengetahui angka tersebut, kamu bisa ke laboratorium untuk mengecek kolesterol dalam darah. Bila hasilnya dibawah nilai referensi tersebut berarti kadar kolesterol kamu masih normal. Pertahankan dengan menjaga Kesehatan, agar kamu tetap sehat.

Gejala kolesterol tinggi dan cara mengatasinya


Gejala-gejala dini terjadinya kolesterol tinggi memang tidak terlihat adanya tanda – tanda unik yang dirasa oleh tubuh. Pengecekan kolesterol ke laboratorium sebaiknya dilakukan secara rutin untuk monitor kadar kolesterol sejak dini.

Untuk menjaga kolesterol agar tidak tinggi dengan memperhatikan factor-faktor penyebab meningkatnya kadar kolesterol, yaitu ada 2 jenis factor yang dapat dikendalikan dan factor yang tidak dapat dikendalikan.

Faktor meningkatnya kolesterol yang dapat dikendalikan :

1. Pola makan tidak sehat

Makanan yang kurang sehat untuk dikonsumsi adalah makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Makanan tersebut dapat menyebabkan kolesterol tinggi dan beresiko terhadap Kesehatan tubuh.

Makanan yang mengandung lemak trans, yaitu lemak yang berfungsi untuk memperpanjang masa kadaluarsa makanan, contohnya adalah biscuit, fast food, keripik, donat, margarin, wafer kemasan dan lain-lain. Kandungan lemak trans pada makanan, bisa dilihat pada kemasannya, bagian kandungan atau komposisi makanan.

Makanan yang mengandung lemak jenuh, biasanya dapat dijumpai   pada : minyak goreng jenis tertentu, mayones, mentega, keju, cream, es cream, susu tinggi lemak, daging sapi yang berlemak, daging domba, sosis, kulit ayam, udang dan lobster. 

2. Minum alkohol

Minum alcohol bisa berdampak pada meningkatnya kolesterol, tekanan darah tinggi dan merusak hati.

3. Tubuh kurang bergerak

 Bila tubuh tidak melakukan gerak, misalnya hanya duduk didepan computer seharian, duduk memegang HP akan berisiko meningkatnya kolesterol. Untuk itu sebaiknya lakukan aktifitas dengan tubuh bergerak atau berolah raga selama 30 menit akan mengurangi kadar kolesterol dan menyehatkan tubuh.

4. Merokok

Merokok dapat meningkatkan kadar kolesterol karena rokok mengandung acrolein yang dapat menyebabkan menurunnya kolesterol baik. Racun asap rokok juga dapat mengakibatkan rusaknya lapisan pembuluh darah dan penyempitan pembuluh darah.

5. Depresi

Setiap orang dapat mengalami depresi, pada saat depresi ada 2 hormon yang hilang  yaitu adrenalin dan kortisol. Hormone tersebut berfungsi untuk memproduksi dan melepas kolesterol sehingga kadar kolesterol meningkat.

6. Obesitas 

Berat badan yang normal dapat menjaga jumlah kolesterol dalam kadar normal, namun bila berat badan berlebih atau obesitas dapat meningkatkan kadar kolesterol. Obesitas biasanya akan berpengaruh pada lingkar perut. Ukuran lingkar perut yang sehat pada pria adalah dibawah 102 cm, sedangkan pada wanita adalah dibawah 88 cm. bila ukuran melebihi standar tersebut beresiko kolesterol tinggi. Sebenarnya lingkar perut ini dapat dikendalikan dengan mengatur berat badan, maka lingkar tubuh akan mengikuti.

Faktor meningkatnya kolesterol yang tidak dapat dikendalikan :

1. Genetika

Bila salah satu atau kedua orang tua kamu menderita kolesterol tinggi, kemungkinan kamu akan mewarisi kolesterol tinggi dari orang tua. Kondisi seperti ini disebut sebagai hiperkolesterolemia familial.kadar kolesterol pada pewaris kolesterol adalah 300 mg/dL. Sebaiknya lakukan pengecekan kolesterol secara  berkala untuk monitor kadar kolesterol agar terhindar dari penyakit jantung. 

2. Usia

Dengan bertambahnya usia, kadar kolesterol juga cenderung meningkat. Pada pria usia 45 tahun keatas, dan wanita usia 55 tahun keatas akan mengalami  risiko kolestero tinggi. 


Jika kolesterol sudah tinggi, ada beberapa hal yang bisa dijadikan tanda – tanda bahwa kolesterol tinggi.

Gejala - gejala kolesterol tinggi

1. Nyeri dada

Tinggi nya kadar kolesterol dalam darah, akan menyebabkan terjadinya plug pada pembuluh darah sehingga pasokan darah ke jantung menjadi berkurang. Hal ini memaksa jantung harus bekerja lebih keras untuk menembus pembuluh darah yang tersumbat plug kolesterol agar pasokan darah ke seluruh tubuh tercukupi. Kondisi seperti itu akan menyebabkan terasa nyeri pada bagian dada.

2. Ngilu di leher.

Apabila kolesterol tinggi, pada bagian leher akan terasa ngilu, karena adanya pembuluh darah di leher yang tidak lancar peredaran darahnya , disebabkan adanya lemak yang tertimbun dan mempersempit pembuluh darah pada leher. 

3.Sering kesemutan

Kolesterol tinggi menyebabkan terjadinya peradangan pada syarat, yang akan mengakibatkan terjadinya kesemutan. Misalnya tangan atau kaki sering kesemutan merupakan tanda-tanda kolesterol tinggi. 

4. Gampang capek dan ngantuk

Tanda-tanda kolesterol tinggi selanjutnya adalah gampang capek dan mengantuk, hal ini dikarenakan kebutuhan sel darah merah dan oksigen pada otak tak tercukupi karena adanya penyempitan pembuluh darah menuju ke otak.

5. Sakit kepala 

Sakit kepala biasanya terjadi pada orang yang menderita penyakit darah tinggi  yaitu tekanan darahnya tinggi, dalam kondisi seperti ini juga bisa diakibatkan oleh tingginya kolesterol. 

6. Sering mual dan muntah

Penyakit kolesterol tinggi akan mengakibatkan terjadinya gangguan saluran pencernaan sehingga menyebabkan terjadinya rasa mual dan muntah.

7. Pernafasan terganggu

Gangguan pernafasan hingga sulit bernafas biasanya terjadi pada penderita penyakit asma, tapi penderita kolesterol tinggi juga bisa merasakan kesulitan bernafas, sehingga wajib diwaspadai, jika terjadi gangguan pernafasan. 

Dari gejala – gejala kolesterol tinggi diatas, sebaiknya dikonfirmasi dengan memeriksakan darah ke laboratorium, karena dengan cara pemeriksaan lab darah, akan lebih jelas kesimpulannya. Dan jika merasakan gejala diatas, maka sebaiknya segera periksa ke dokter dan periksa darah, agar segera ditangani segera, agar terhindar dari penyakit komplikasi akibat kolesterol tinggi, seperti serangan jantung, stroke dan penyempitan pembuluh darah.

Ada beberapa cara menangani kolesterol tinggi secara alami yang bisa dilakukan agar kolesterol turun menjadi normal. 

Tips mengatasi kolesterol tinggi 

1. Lakukan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi sayuran, jika akan minum susu, pilihlah susu sapi yang tidak mengandung lemak, jika akan mengkonsumsi telor, pilihlah putihnya saja

2. Hindari makanan yang menjadi pemicu meningkatnya kolesterol seperti gorengan, mentega, sosis, susu lemak tinggi, telur puyuh, kuning telor, gajih kambing, gajih sapi, daging sapi berlemak, otak sapi, kepiting, udang, kerrang, siput, belut, cumi  dan makanan lainnya yang mengandung kolesterol tinggi

3. Lakukan aktifitas fisik secara aktif dengan sering berjalan kaki, berolah raga, bergerak untuk beraktifitas sehari-hari. Hal ini berguna untuk membakar lemak dan berakibat menurunnya kadar kolesterol dalam tubuh hingga normal.

Demikian gejala kolesterol tinggi dan cara mengatasinya, sebaiknya kamu mengetahuinya agar dapat mencegah dan segera mengobatinya jika terjadi kolesterol tinggi, agar kadar kolesterol noemal dan tubuh sehat. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Gejala Kolesterol Tinggi Dan Cara Mengatasinya"